Banyak pasangan yang memilih hidup seatap dengan mertua
dengan berbagai alasan, seperti factor keuangan, anak, kondisi kesehatan
mertua, dsb. Apapunalasannnya tinggal serumah dengan mertua bukanlah hal yang
mudah. Tidak sedikit masalah yang membutuhkan pengertian, adaptasi dan
kesabaran dari semua pihak.
Berikut tips tinggal dengan mertua :
1. Tentukan Batasan
Ada baiknya membicarakan batasan yg perlu dilakukan,
misalnya pekerjaan rumah apa saja
yang akan menjadi tanggung jawab anda selama
hidup bersama agar tidak terbebani
satu sama lain
2. Hindari Perdebatan Keluarga
Tinggal bersama mertua tdk menutup kemungkinan pasangan
anda bersikap seperti
anak-anak lagi. Pasangan mungkin saja mersa kesal atau
terjebak dalam situasi yg bisa
menyebabkan dia bertengkar dengan orang tuanya.
Jika pasangan mulai terlibat dalam
pertengkaran keluarga, pergilah ke dalam
kamar utk meminimalis resiko
3. Cari Privasi
Satu hal yg dibutuhkan oleh pasangan menikah, terutama
pengantin baru adalah privasi,
hal ini mungkin akan sedikit sulit dilakukan
jika tinggal satu rumah dengan mertua. Oleh
karena itu, sangat penting bagi
Anda dan pasangan untuk menentukan area privasi dan
meminta agar mertua
menghargai dan memahami itu.
4. Kenali Kebiasaan
Misalnya, mertua biasa bangun jam berapa, sarapannya
apa. Ini penting supaya tidak ada
benturan antara kebiasaan anda dan kebiasaan
mereka. Ada baiknya menanyakan pada
pasangan atau langsung pada mertua dengan
obrolan santai.
5. Pilih Hal Yang Perlu
Diperdebatkan
Selain harus menghindari pertengkaran antara pasangan
dengan orang tuanya. Anda juga
sebaiknya tidak terlibat dalam perdebatan dengan
mertua. Tak jarang mertua memberikan
komentar atau melakukan sesuatu hal yang
mengganggu, dan Anda boleh memberitahunya
jika merasa hal tersebut sudah di
luar batas kewajaran. Misalnya mertua sering masuk ke
kamar anda tanpa
memberitahu terlebih dahulu, sebaiknya beritahu dia agar mau
mengetuk pintu.
6. Buang Prasangka Buruk
Perasaan takut kalau tinggal bareng mertua biasanya
dialami kaum perempuan. Hilangkan
perasaan yang demikian, jangan jadikan figure
mertua sebagai sesosok monster yang
menakutkan. Insya Allah mertua Anda orang
baik, siap menerima anda apa adanya, dan
tunjukkan diri anda orang yang terbuka
dan berbakti kepada orang tua.
7. Memahami perasaan pasangan
Jika anda dicurhati oleh pasangan, maka anda harus
santai dan bersikap menyenangkan.
Pahamilah bahwa tdk mudah bagi pasangan anda
utk beradptasi dengan keluarga anda. Jadi
berempatilah kepadanya dengan
menunjukkan dukungan kepadanya. Kalaupun ia salah,
luruskanlah dengan cara yang
manis.
8. Mintalah bantuan jika
membutuhkannya
Tinggal serumah dengan mertua dan saudara ipar bisa
memberikan tekanan bagi siapa saja.
Jika situasi menjadi tegang dan selalu ada
argument setiap hari, maka tidak ada salahnya
untuk menemui terapis atau
konselor pernikahan. PIhak ketiga yg objektif mungkin bisa
membantu mengatasi
hal ini dan mengurangi stress anda.
9. Siap Berbagi
Misal : membiarkan pasta gigi, sabun mandi, sabun cuci
dipakai bersama-sama. Begitu pula
kalau habis, segeralah membelinya utk
menunjukkan jati diri anda sebagai menanu yang
berbakti kepada mertua, karena
mertua adalah seperti orang tua anda sendiri.
10. Menjaga Hubungan dengan Saudara Ipar
Rasullulah pernah ditanya tentang saudara ipar, maka
beliau menjawab bahwa hal itu
adalah “maut” (berbahaya). Meski sudah memiliki
ipar,namun hubungan anda dengannya
adalah mahram karena pernikahan. Artinya
ada kemungkinan anda bisa menikah dengannya
seandainya terjadi perceraian
dengan pasangan anda. Jadi tetaplah santun kepadanya,
berpakaian islami, tdk
berkhalawat dengannya, apalagi bercanda yang berlebihan.
11. Curhat kepada pasangan jika ada masalah
Ada saja gesekan-gesekan antara anda dengan mertua,
sengaja ataupun tidak sengaja.
Karena itu, perlu dicari jalan keluarnya dengan
curhat pada pasangan dengan penyampaian
yang baik, bukan utk menjatuhkan citra
orang lain, melainkan utk mencari solusi
12. Hormati yang tua, sayangi yang muda
Ini adalah salah satu pesan dari Rasullulah kepada
umatnya. Mengingat penghuni rumah
beragam, mulai dari mertua, adik ipar, kakak
ipar, dsb. Oleh karena itu, jagalah baik-baik
pesan ini, menuju predikat menantu
idaman.
13. Bersabar
Kalau anda
ditegur mertua harus banyak bersabar. Anggaplah itu sebagai pembelajaran.
Kalaupun ada kekurangan mertua, terimalah sebagai manusia, karena mertua juga
manusia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar