Minggu, 31 Juli 2016

INTERMEZZO

Dalam kehidupan rumah tangga, sang suami tidak hanya dituntut utk memenuhi kebutuhan lahir dan batin si istri yang mana satu dari dua hal itu hilang, maka si istri berhak menuntut cerai. Sekali lagi, tidak hanya dua itu, akan tetapi lebih dari itu, si suami juga diharapkan mampu ‘ngegombal’, atau merayu dan meyanjung si istri walau terkadang sedikit berlebihan. Karena lazimnya perempuan suka digombalin, walaupun dia sosok yang terpelajar dan super jenius, yang paham bahwa suaminya hanya menggombal, akan tetapi entah kemana akalnya saat itu, walau dia tahu dia sedang digombalin, tetap saja dia sangat bahagia akan hal itu.
Berbicara perihal, gombal-menggombal, jadi teringat kisah nyata yang terjadi di sebuah komunitas dakwah di salah satu kota di Jawa. Suatu ketika ada salah seorang teman, sebut saja Budi, dia sedang mendengarkan semacam nasyid berbahasa Arab yg tidak ada musiknya. Walhasil, ada teman Budi yg tertarik akan nasyid yang sedang didengarkan Budi, karena mereka memang orang-orang yang bergelut di komunitas dakwah, sehingga hanya nasyid Arab apa lagi yang bahasanya sederhana, merekapu  langsung mengerti.
ISI NASYID
            Tak dinyana, nasyid Arab yang mendayu-dayu itu ternyata nasyid pujian seorang suami kepada istrinya, syairnya begitu indah, yang akhirnya teman Budi ini pun mengkopi nasyid tersebut dan mendendangkannya di depan istrinya, sang istri pun bertanya,”nasyid apakah itu, nadanya begitu menyentuh?” Si istri terbawa oleh lantunannya tanpa paham isi liriknya, karena memang dia tidak memiliki back ground pesantren atau mereka yang menggeluti ilmu bahsa Arab. Sang suamipun menjawab ,” Ini nasyid, ku persembahkan padamu ?” Maka wajah si istri pun mulai sumringah, dia pun bertanya, “ memang maknanya apa ?” Maka sang suami punmulai membacakan bait-bait syair tersebut, lalu menterjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia. “zaujatii anti habiibatii anti,” yang maknanya”wahai istriku sungguh kamu adalah kekasihku,” wajah si istri pun mulai memerah, sang suami pun melanjutkan “wa mahmaa kaana mahmaa anti habiibati anti,” yang artinya “walau bagaimanapun kata orang tentang dirimu, kamu adalah kekasihku yang selalu aku sayangi,” wajah istripun makin nmemerah dan seolah beban berat yang ada di pundaknya dari omongan orang terhadap dirinya, atau pekerjaan rumah-tangga yg tidak pernah henti seolah lenyap bersama angin, melihat hal itu, sang suami pun makin semangat, ia pun melanjutkan”zaujatii uhibbukii kaifamaa anti,” yang artinya “wahai istriku, aku mencintaimu sebagaimana kamu adanya” (aku tidak mau seseorang yang lebih dari kamu, yang ku mau ya kamu).
APA YANG TERJADI ?

            Bait syair pamungkas ini dirasa oleh sang suami akan membuat istri mengalami puncak ‘klepek-klepek’, akan tetapi justru kebalikannya, sang istri merasa direndahkan, lho kenapa ? Dia merasa bahwa ia masih memiliki kekurangan berdasarkan ucapan si suami ini, maka dia pun berteriak sambil marah dan berkata : “ Aku ini kurang apa ha ? kurang cantik, atau kurang apa ? Ngomong yang jelas !!! Mendapat tanggapan itu, si suami pun lemes tanpa ada kata-kata yang mampu dia ucapkan, harapan yang semula ingin melihat si istri makin klepek-klepek dengan syair pamungkasnya pupus sudah.

NIKAH AL-ISTIBDA’

Nikah al-Istibda’ , artinya , seseorang membawa istrinya kepada orang yang diinginkannya. Yaitu, orang tertentu dari kalangan pemimpin atau pembesar yang dikenal dengan keberanian dan kedermawanannya agar sang isteri melahirkan anak sepertinya. Al-Bukhari meriwayatkan juga dari ‘Aisyah RA, bahwa dia mengatakan : “Seorang pria berkata kepada isterinya ketika telah bersih dari haidhnya : “Pergilah kepada si fulan lalu mintalah tidur dengannya,” Kemudian suaminya menyingkirinya dan tidak menyentuhnya selamanya hingga Nampak kehamilannya dari pria yang diminta menidurinya. JIka kehamilannya dari pria telah Nampak, maka suaminya menyetubuhinya jika suka. Ia melakukan demikian hanyalah karena menginginkan kelahiran anak. Oleh karenanya, nikah ini disebut nikah al-Istibdha’.
            Sedikit kronologi pada masa itu, bahwa banyak orang biasa yang sangat ingin memiliki keturunan dari pembesar kaumnya, dan ia berbangga diri jika memiliki keturunan darinya. Dengan alasan itu banyak suami yang rela meyerahkan istrinya dan bahkan dengan senang hati kepada pembesar yang dia kagumi utk digauli sampai hamil.

            Terkadang begitulah setan, seorang suami sampai-sampai hilang rasa cemburunya dan bahkan meminta istrinya utk berzina kepada orang lain, dan ketika Islam dating, Islam merubah itu semua dan bahkan dalam sebuah hadits disebutkan, seorang suami tidak akan mendapatkan baunya surge jika tidak memiliki rasa cemburu kepada istrinya. Jika baunya saja tidak ia peroleh, lalu bagaimana dengan surganya ? Tentu lebih mustahil lagi.

TANGGUNG JAWAB ISTRI TERHADAP DIRINYA SENDIRI


            Ada beberapa anjuran Sunnah seorang istri terhadap dirinya  sendiri di antaranya adalah :
Menuntut ilmu Syar’i, seperti ilmu tentang tauhid, sholat, zakat, puasa dan haji yang semua ini termasuk ilmu tentang prinsip-prinsip akidah dan keimanan (Rukun Iman) serta ibadah. Sedang ilmu lain yang bermanfaat dan menunjang lain adalah : pengetahuan tentang perkara-perkara yang membatalkan keislaman (syahadat) seperti kesyirikan, kebid’ahan, dsb. Selanjutnya seorang istri muslimah wajib mengetahui bagaimana cara thaharah dan sholat yang benar, tentang haid, muamalah , dsb.
            Menanamkan rasa cinta terhadap ilmu sehingga mau mempelajari lewat buku atau menghadiri majlis-majlis taklim (baik secara khusus bersama suami maupun umum) di sela-sela kesibukkannya sebagai istri.

            Setelah paham maka wajib utk mengamal serta mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Karena barang siapa yang berilmu namun tidak beramal, ia laksana tumbuhan yg tidak memberikan manfaat bagi makhluk hidup di sekitarnya. Karena dengan ilmu jugalah seorang bisa menjadi pembela atau sebaliknya dapat mendatnagkan bencana, sebagaimana yang pernah disabdakan Nabi SAW : “Al-Qur’an itu bisa  menjadi pembela bagimu atau menjadi bencana bagimu” (HR. Muslim)

Jumat, 29 Juli 2016

TALAK TIGA

Laki-laki yang memang Allah berikan nalar yang lebih panjang, dengan tingkat emosi yang lebih rendah dari perempuan, diharapkan saat menjadi kepala rumah tangga mampu menjadi sosok bijak dan memapu memutuskan semua perkara dengan adil, bahkan di saat genting sekalipun. Hal ini berbeda dengan wanita, walaupun banyak dari mereka yang tingkat kecerdasannya tinggi, akan tetapi secara umum mereka memiliki tingkat emosional lebih tinggi, sehingga dalam banyak kesempatan dia lebih sering menggunakan perasaaannya dan mengesampingkan akalnya. Dengan demikian laki-laki dituntut untuk bijak dalam setiap mengambil keputusan, terutama yang berkaitan tentang rumah tangganya.
            Akan tetapi tidak sedikit dari laki-laki yg mirip dengan perempuan yang pendek akalnya alias tidak berpikir panjang ketika memutuskan perkara besar, bahakan tingkat emosinya lebih tinggi dari wanita. Banyak kita dapati laki-laki ketika cekcok atau memiliki masalah dengan si istri, tak tanggung-tanggung dia langsung menjatuhkan talak tiga, dan ketika talak tiga telah jatuh, dia menyesalinya dan hendak rujuk, tapi apa daya talak tiga telah dijatuhkan.
            Talak tiga ini memiliki konsekuensi yg amat berat. Ketika si suami hendak rujuk dengan istri yg telah ditalak tiga, dia tidak dapat rujuk langsung kepada istrinya itu, akan tetapi haruslah orang lain menikahinya dulu dan si istri dan suami barunya tersebut harus bercampur terlebih dahulu yg berarti si suami kedua secara fisik tdk masalah dengan reproduksinya, lalu jika suami kedua menceraikannya dan telah berlalu masa iddah si istri, maka boleh baginya, yaitu suami pertama utk menikahinya dengan akad baru. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT :
            “Talak (yang dapat dirujuki) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yg ma’ruf atau menceraikan dengan cara yang baik …..”Kemudian jika suami mentalaknya (sesudah talak yg kedua), maka perempuan itu tidak lagi halal baginya hingga dia kawin dengan seuami yang lain. Kemudian jika suami yg lain itu menceraikannya, maka tidak ada dosa bagi keduanya ( bekas suami pertama dan istri) utk kawin kembali jika keduanya berpendapat akan dapat menjalankan hokum-hukum Allah. Itulah hokum-hukum Allah, diterangkan-Nya kepada kaum yang (mau) mengetahui.” (QS Al-Baqarah: 229-230).
            Persoalannya adalah, apakah seorang suami yg mentalak langsung istrinya 3 kali tetap dianggap baru satu kali saja sehingga ia bisa rujuk dengan istrinya ?
HUKUM TALAK TIGA SEKALIGUS
            PENDAPAT PERTAMA : Secara dzhahir ucapan talak tiga sekaligus dalam satu tempat dan waktu, termasuk jatuh talak tiga, karena diucapkan sebanyak tiga kali. Hal ini pula yang diamini oleh beberapa ulama, berdasarkan dalil atsar dari Umar RA: Dari Ibn ‘ Abbas , dia berkata ,”Pada masa Rasulullah SAW, Abu Bakar dan 2 tahun pertama masa kekhilafahan ‘Umar, talak tiga (sekaligus dalam satu lafazh) terhitung satu kali talak. Maka berkatalah ‘Umar bin al-Khaththab,” Orang-orang terlalu terburu-buru dalam urusan (menalak tiga sekaligus dalam satu lafazh) mereka yang dulu masih ada tempo waktunya. Andai kata kami jalankan apa yang nereka lakukan dengan terburu-buru itu ( bahwa talak tiga dalam satu lafazh itu jatuh talak tiga) niscaya hal itu dapat mencegah dilakukannnya talak secara berturut-turut (seperti yg mereka lakukan itu).” Lalu ia memberlakukan hal itu terhadap mereka,” (HR. Muslim).
            Berdasarkan atsar inilah talak tigaa sekaligus jatuh tiga, dengan sebab-sebab yg telah diutarakan oleh Umar RA. Dan juga di waktu itu talak tiga dijatuhkan dalam satu waktu memiliki hikmah tersendiri agar orang-orang pada saat itu tidak serampangan menjatuhkan talak tiga sekaligus.
            PENDAPAT KEDUA : Sedang sebagian ulam yg lain menganggap bahwa talak tiga ketika diucapkan sekaligus tidak dihukumi tiga akan tetapi hanya satu. Hal ini berdasarkan hadist Nabi Muhammad SAW :
            Dari Mahmud bin Labid, ia berkata, saat Rasulullah diberitahu mengenai seorang laki-laki yang menalak istrinya dengan talak tiga sekaligus, maka berdirilah ia dalam kondisi marah, kemudia berkata , “Apakah ia ingin bermain-main dengan Kitabulloh padahal aku masih ada di tengah kalian ?” (HR. an-Nasa’i).
            Terlihat hadits di atas Nabi SAW marah tanda tidak ridha, bahkan pelakunya dicap sebagai orang yang bermain-main dengan Al-Qur’an.
            Dalam hadits yang lain, terdapat lafadz yg lebih sharih atau jelas bahwa talak tiga dalam satu waktu jatuh satu talak :
            Dari Ibn’Abbas, ia berkata, Abu Rukanah telah menalak Ummu Rukanah, lalu Rasulullah SAW berkata kepadanya :, “Rujulah isterimu itu,” lalu ia menjawab, “Sudah aku talak tiga ia,” Beliau berkata,” Aku sudah tahu, rujuklah ia,” (HR. Abu Daud).
MANA YG RAJIH ATAU YG LEBIH KUAT

Hukum asal talak tiga sekaligus adalah jatuh satu talak sebagaimana ketetapan Nabi Muhammad SAW, karena orang sekarang berbeda dengan zaman Umar RA, maka hokum talak tiga sekaligus dikembalikan ke asalnya yaitu talak tiga sekaligus hanya jatuh satu talak.

Rabu, 27 Juli 2016

DUSTA SUAMI DEMI KEBAHAGIAAN ISTRI

Dalam Islam sebagaimana yang kita ketahui bahwa berbohong itu dilarang dimana pun tempatnya atau bagaimanapun keadaannya. 
Kecuali, beberapa hal saja yg telah dijelaskan oleh Rasulullah SAW :
Dari Ummu Kultsum binti Uqbah ra, Rasul SAW bersabda : “Bukanlah disebut pendusta orang yang menyelesaikan perselisihan di antara manusia dengan cara dia menyampaikan hal-hal yang baik atau dia berkata hal-hal yang baik” (HR. AL Bukhari dan Muslim)
Maksud dari hadits di atas, walaupun apa yang dia sampaikan itu tidak sebagaimana keadaannya, akan tetapi dia mengucapkannya agar terwujud perdamaian di antara kedua belah pihak.
Namun dalam riwayat lain Rasul SAW juga mejelaskan : “Saya tidak pernah mendengar diperbolehkannya dusta yg diucapkan oleh manusia kecuali dalam 3 hal : Dusta dalam peperangan, dusta utk mendamaikan pihak-pihak yang bertikai dan dusta suami terhadap istri atau istri terhadap suami,” (HR Muslim)
Kedua hadits tersebut di atas mengisyaratkan bahwa dusta merupakan dosa dan amalan yang sangat jelek. Hanya saja, jika pada suatu keadaan tertentu, kedustaan bisa membawa kemaslahatan syar’I yg lebih besar daripada mudharat kedustaan itu, maka ketika itu dusta dimaklumi. Hanya saja ini bukan berarti setiap orang bisa berijtihad dengan pemikirannya utk menilai suatu dusta itu boleh atau tidak, karena Rasul SAW sendiri telah menegaskan bentuk dusta yang diperbolehkan dalam syariat. Karenanya kita wajib membatasi pada apa yg beliau sebutkan dan selainnya tetap dalam hokum haram dan merupakan dusta yang tercela.


Selasa, 19 Juli 2016

NIKAH SIRI HANYA UNTUK MENGHINDARI ZINA


Nikah siri adalah nikah tanpa pencatatan lembaga nikah atau KUA, dalam agama nikah siri itu ada yang dihukumi haram dan batal, dan ada pula yang dihukumi sah.

Biasanya pasangan yang melakukan nikah siri itu karena ada hal-hal yang menghambatnya untuk nikah di KUA, baik hambatan yang bersifat intern maupun ekstern.
Nikah siri atau nikah KUA sepanjang sesuai dengan syariat maka sah pernikahannya.

Adapun syarat sah nya nikah adalah adanya wali dari pihak perempuan, ada 2 orang saksi laki-laki dan perempuan, ada ijab qabul antara mempelai laki-laki, serta adanya mahar.


Sedangkan pernikahan poligami secara siri dari masyarakat, istri pertama, dan anak-anaknya kurang baik dan merugikan pihak mempelai perempuan karena mengabaikan kebaikan syariat dan keamanan dan kehormatan.

Mu-asyaroh Bil Ma’ruf


Dari abu Hurairah ra berkata : “Nabi SAW ditanya : “Siapakah wanita yang paling baik ?” Beliau menjawab : “ (Sebaik baik wanita) adalah yang menyenangkan (suami)-nya jika ia melihatnya, mentaati (suami)-nya jika ia memerintahkannya dan ia tidak menyelisihi (suami)-nya dalam hal yang dibenci suami pada dirinya dan harta suaminya.” (Ahmad)

Sebagai kepala Rumah tangga , menjaga keharmonisan rumah tangga merupaka suatu tanggung jawab. Dalam Islam sudah dijelaskan Mu-asyaroh Bil Ma’ruf adalah kewajiban suami yang harus dilaksanakan dan sekaligus hak istri yang harus dipenuhi. Namun tidak ada salahnya jika seorang suami melakukan sesuatu agar keluarga akan terasa damai dan romatis. Sementara sang istri di mata suami terlihat bagaikan permata yang bersilau karena senyum dan kasih sayangnya. Diantaranya melakukan beberapa hal seperti ini :


Dampak Keputusan
Menyadari dan mengerti jika setiap keputusan yang diambil akan berdampak tak hanya pada diri sendiri, tetapi juga pada keluarga. Karena itu tanamkan pada diri sendiri utk selalu mengambil keputusan positif demi keluarga.

Maafkanlah diri sendiri utk kesalahan di masa lalu. Tutup rapat jika ad sejarah kelam, cukup diambil hikmahnya agar tdk terulang lagi.Kemudian tanamkan pada diri utk melakukan segala hal dengan benar sehinnga bisa mengambil keputusan yang lebih baik. Bersikaplah jujur dan melakukan hal yang benar bagi diri sendiri dan istri, utk berbagai masalah. Bahkan di saat melakukan kesalahan, pandangan dan orang lain cenderung akan lebih memafkan dan menghargai bila selalu bersikap jujur dan terus terang.


Ungkapan Bahasa Cinta

Adalah hal yang wajar jika istri mengharap utk dihargai dan dihormati. Karena itu, hormatilah ia lebih daripada orang lain. Berkatalah sopan kepadanya, jangan memotong pembicaraannya atau berteriak kepadanya> Pangillah dengan nama yang terhormat dan baik. Tunjukkan perhatian anda bila ia hendak duduk. Bila memasuki atau keluar rumah dan ia lupa mengucapkan salam, maka ucapkanlah salam kepadanya. Jangan putus hubungan dengannya selagi bepergian atau jauh dari rumah. Berkirimlah surat, sms  atau kabar kepadanya. Sekali-kali belilah sesuatu untuknnya. Teleponlah ia ketika sedang bekerja dan tanyakan bagaimana keadaannya. Salah satu hal penting dalam pikiran seorang wanita adalah kata-kata pengungkapan cinta semacam ini.

Minggu, 17 Juli 2016

BAGAIMANA SIKAP ISTRI MENGHADAPI SUAMI PENCEMBURU ?


Banyak sekali tipe-tipe suami pencemburu dan cara-cara istri mengatasinya. Salah satu di antaranya sebagai berikut : misalnya ketika seorang suami tiba-tiba memergoki si istri sedang berbicara lewat telpon, lalu sang suami bertanya dengan nada keraguan : “ Dengan siapa engkau berbicara ?”
-          
                
-          a )  Hendaklah si istri mengakhiri atau menutup telepon dan member reaksi kepadanya 
             sehingga keraguan suami tidak semakin bertambah

-          b )  Bila yang diajak berbincang adalah perempuan, letakkan gagang telepon pada telinga 
             suami utk meyakinkan sedang berbincang dengan teman wanita. Tidak jarang 
             dengan sikap ini suami akan menjadi malu terhadap dirinya dan bertambah 
             kepercayaannya terhadapmu.
c 
        c )  Jika yang diajak berbincang adalah pria, jelaskan bahwa pembicaraan tadi sifatnya 
             penting (mengenai urusan pekerjaan yang tidak bisa ditunda atau hal-hal yang 
             sifatnya emergency ).

MENJADI ISTERI SHALIHAH



Jalan menuju surga teramat luas. Dalam hal ini wanita memiliki priporitas utama utk mendapatkan tiket ke surge dengan berbagai persyaratannya. Memang ada anggapan bahwa wanita racun dunia, mereka adalah wanita-wanita yang gemar menggelar aurat, bepergian ke tempat hiburan yang penuh kemaksiatan, bergaul secara bebas dengan orang-orang yang bukan muhrimnya, serta mengabaikan hak-hak suaminya dan hak-hak Tuhannya. Jika demikian halnya, maka pedihnya api neraka sudah menanti mereka.
Namun, tidak semua wanita seperti itu. Wanita justru memiliki peluang yang sangat besar utk bisa masuk surge. Ini membuktikan betapa besar kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya, terutama kaum wanita. Salah satu diantaranya dapat ditempuh dengan apa yang disebutkan Rasullah dalam hadits berikut :
            “Apabila seorang wanita (isteri) itu telah melakukan shalat lima waktu, puasa bulan Ramadhan, menjaga muru’ahnya dan mentaati perintah suaminya, maka ia akan dijemput di akhirat (nanti) supaya masuk surge mengikuti pintu mana saja yang ia suka” (HR. Ahmad, Ibnu Hibbah & Thabrani dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahihul Jami,” no. 660-661).
Dari hadits tersebut dijelaskan bahwa Allah SWT telah  member peluang emas kepada setiap wanita yang beriman utk memasuki surge-NYa melalui 4 syarat :
1.    Melakukan Shalat Lima Waktu
Shalat merupakan pembeda antara iman dan kufur , serta yang benar dan yang salah. Shalat merupakan ibadah yang membersihkan jiwa seseorang yang mendirikan shalat .
2.    Puasa di Bulan Rhamadan
Rasullulah mengemukaan keistimewaan puasa ini melalui hadits yg diriwayatkan Abu HUrairah :
“Setiap amalan anak Adam itu digandakan satu kebaikan dengan sepuuh kali lipat hingga 700 kali lipat. Firman Allah : “Kecuali puasa yang dikerjakan untuk-Ku, maka Aku-lah yang membalasnya sendiri. Dia menahan syahwatnya dan meninggalkan makan karena Aku.” Orang yg puasa itu memiliki dua kegembiraan, yaitu gembira ketika berbuka dan ketika menemui Tuhannya kelak. Dan bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum daripada bau minyak kesturi.” (HR. Muslim).
3.    Menjaga muru’ah atau kehormatannya.
Senantiasa menghiasi diri dengan akhlak atau sifat-sifat terpuji yang akan melindungi dirinya dari kemurkaan Allah. Jika ia keluar rumah senantiasa menutup aurat, menjaga perhiasan diri, tidak berlebih-lebihan dalam bersolek dan menggunakan wewangian yang menimbulkan fitnah, menjaga pergaulannya, menjaga lidah, serta selalu menjaga ketakwaannya kepada Allah.
4.    Berbakti kepada Suami
Rasullulah bersabda : “Sebaik-baik isteri adalah yang dapat menyenangkan hati suaminya jika engkau (suami) melihatnya, dan jika disuruh maka ia menuruti perintahmu, dan dia dapat menjaga kehormatan dirinya dan hartamu ketika engkau sedang tidak ada di rumah.” (HR. Thabrani)

Keempat syarat di atas merupakan perwujudan dari sosok seorang wanita atau isteri yang shalihah, hingga Rasullulah bersabda : “ “Sesungguhnya dunia itu adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang shalihah,”(HR.Muslim)

Jumat, 15 Juli 2016

HINDARI 6 HAL YANG MEMBUAT SUAMI MARAH



1.     Menceritakan Hubungan Masa Lalu Dengan Orang Lain
      Kesalahan terbesar yg dilakukan istri adalah menceritakan kepada suami tentang yg dulu pernah pernah dijalaninya dengan laki-laki lain.
2.     Memuji Teman Suami
      Sekalipun suami menyimpan rasa hormat, pujian dan kekagumannya kepada temannya, tetapi jangan sekali-kali seorang istri menyatakan kekaguman kepada temannya itu. Pasalnya kebanyakan suami tidak senang jika mendengar istrinya memuji teman-temannya. Sebab, suami akan memandang bahwa anda mengagumi laki-laki lain selain dirinya.
3.    Membenci Orang tua suami (mertua)
      Mertua anda mungkin bukan mertua yang baik. Keduanya suka mengkritik atau menegur anda dengan keras terkait pengasuhan anak, perawatan suami atau cara mengatur rumah tangga. Atau sikap dan tindakan negative lainnya dari mertua yang banyak kita kenal. Maka anda harus memperlihatkan bahwa pergaulan dan relasi anda dengan mertua sangatlah baik, adan anda menyukainya keduanya. Dengan demikian , akhirnya anda akan mendapatkan cinta kasih dan penghormatan dari suami
4.    Mengkritik dan Menegur dengan keras atau kasar
     Hal tersebut akan menimbulkan efek negative, misalnya suami akan merasa kesal dan dilecehkan
5.    Mengikuti suami kemanapun
     Jangan mempersempit langkah suami dengan pembatasan yang mengekeang. Yakinlah bahwa dia
     akan merasa sangat merindukan anda dan anak-anak.
6.    Boros dalam berbelanja
     Jika suami anda tergolong tipikal orang yang pekerja keras dan sangat menghargai nilai uang, maka
     dia tidak menginginkan anda bersikap boros dalam membelanjakan harta yang diberinya.

Rabu, 13 Juli 2016

Sunnah Rasul

Sunnah sunnah Rasul belum ? kata-kata ini begitu popular ketika memasuki malam jum’at yaitu anjuran untuk melakukan sunnah Rasul ( maksudnya melakukan hubungan pasutri). Padahal hadits tentang sunnah Rasul melakukan hubungan pasutri pada malam Jum’at tidak ada sama sekali. Hal ini sering dijadikan gurauan, candaan teutama kalangan bapak-bapak atau ibu-ibu muda, biasanya candaan lewat SMS, WA, BBM,dsb. Bagaimana pandangan Islam terkait hal tersebut ?

Pada dasarnya memang tidak ada anjuran yang secara spesifik mengutamakan utk berhubungan pasutri di malam Jum’at, yang ada adalah anjuran utk berhubungan pasutri di hari Jum’at, karena akan mendapat tiga pahala sekaligus, pahala berhubungan pasutri, pahala mandi wajib dan sekaligus pahala mandi Jum’at.


Namun demikian meskipun tidak ada anjuran , tetap saja hubungan di malam Jum’at disunnahkan dan berpahala jika dipandang dari sudut keumuman perintah berhubungan pasutri, namun jika dilakukannya di hari Jum’at sebelum jum’atan, tentu lebih baik karena ada anjuran dan keutamaannya dari Nabi SAW.

Senin, 11 Juli 2016

Benarkah di Akhirat Suami Istri Tidak Saling Kenal ?



Bisa dibayangkan jika pada satu lapangan terdapat 1 juta manusia, kemudian suami dan istri dipisah dan dilepaskan diantara 1 juta manusia, kira-kira berapa hari baru bisa ketemu ?
Apalagi nanti di padang mahsyar yang sanat luas terdapat puluhan milyar orang, bisa dibayangkan ?

Jika di sini mencari orang yang dikenal diantara 1 juta orang saja kesulitan apalagi nanti di sana sumai, ibu, anak , kerabat dan siapapun yang anda kenal tdk akan mencari anda dan tdk mau tahu anda ada atau tidak, itulah yang dimaksud dengan tidak saling kenal, sebagaimana disebutkan dalam Al Qu'an :
     
          " Pada hari ketika manusia lari dari saudaranya dari ibu bapaknya dari istri dan anak-anaknya
          Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya."  
          (QS.34.37)

Akan tetapi jika posisinya sdh dihisab dan kedua suami istri itu ahli surga, meskipun berbeda kelas, maka bisa disambung lagi sebagaimana di dunia atas karunia Allah SWT. Tetapi syarat utamanya jika ingin bergabung, harus iman dengan tanpa campuran syirik dan kufur.
       
          " Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam
          keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi                 sedikitpun dari pahala amal mereka ( Q.S At-Thuur : 21 )

Mengatasi Kendala Karir Untuk Ibu Bekerja




Tak sedikit wanita yg bekerja di Indonesia  mengalami kendala dalam karir mereka saat mereka sudah berkeluarga dan memiliki anak, biasanya dikarenakan tanggung jawab keluarga sebagai halangan terbesar .
Hal-hal penting yang memberikan kontribusi dalam kemajuan karir adalah kepercayaan diri, soft skill dan kerja keras.
Dapat disimpulkan cara mengatasi kendala dalam karir :
1. Wanita  yang bekerja dan sudah memiliki suami dan anak membutuhkan jadwal kerja yg 
    fleksibel. 
    Solusi :
    Carilah perusahaan yg dapat memberikan waktu yg fleksibel
2. Wanita yg bekerja juga membutuhkan failitas yang baik dan mendukung dari perusahaan 
    tempat mereka bekerja.
    Misal :
    Kantor memberikan fasililitas modem utk dapat bekerja di rumah, adapula kantor yg 
    memberikan fasilitas ruang utk menyusui bagi ibu yang baru mempunyai anak
3. Menyeimbangkan antara pekerjaan dengan kehidupan pribadi
4. Tanyakan pada diri sendiri, apa tujuan hidup anda sebenarnya. Apakah sepadan membuat 
    karir dengan membuat generasi ? Padahal membuat generasi adalah hal yang paling 
    penting bagi keluarga, sbg investasi anda kelak di hari kemudian terutama kelak di akherat.
5. Percaya diri, kreatif dan bekerja keras dapat membantu mengalami kendala dalam bekerja.
    Jadilah pribadi yg kreatif dan mandiri sehingga tdk bergantung dengan orang lain. Percaya 
    diri juga dibutuhkan sehingga Anda dapat mengeluarkan pendapat dan bukan hanya diam 
    saja. Bekerja keras dilakukan utk dapat meningkatkan performa kerja agar karir tidak 
    menurun