Minggu, 17 Juli 2016

MENJADI ISTERI SHALIHAH



Jalan menuju surga teramat luas. Dalam hal ini wanita memiliki priporitas utama utk mendapatkan tiket ke surge dengan berbagai persyaratannya. Memang ada anggapan bahwa wanita racun dunia, mereka adalah wanita-wanita yang gemar menggelar aurat, bepergian ke tempat hiburan yang penuh kemaksiatan, bergaul secara bebas dengan orang-orang yang bukan muhrimnya, serta mengabaikan hak-hak suaminya dan hak-hak Tuhannya. Jika demikian halnya, maka pedihnya api neraka sudah menanti mereka.
Namun, tidak semua wanita seperti itu. Wanita justru memiliki peluang yang sangat besar utk bisa masuk surge. Ini membuktikan betapa besar kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya, terutama kaum wanita. Salah satu diantaranya dapat ditempuh dengan apa yang disebutkan Rasullah dalam hadits berikut :
            “Apabila seorang wanita (isteri) itu telah melakukan shalat lima waktu, puasa bulan Ramadhan, menjaga muru’ahnya dan mentaati perintah suaminya, maka ia akan dijemput di akhirat (nanti) supaya masuk surge mengikuti pintu mana saja yang ia suka” (HR. Ahmad, Ibnu Hibbah & Thabrani dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Shahihul Jami,” no. 660-661).
Dari hadits tersebut dijelaskan bahwa Allah SWT telah  member peluang emas kepada setiap wanita yang beriman utk memasuki surge-NYa melalui 4 syarat :
1.    Melakukan Shalat Lima Waktu
Shalat merupakan pembeda antara iman dan kufur , serta yang benar dan yang salah. Shalat merupakan ibadah yang membersihkan jiwa seseorang yang mendirikan shalat .
2.    Puasa di Bulan Rhamadan
Rasullulah mengemukaan keistimewaan puasa ini melalui hadits yg diriwayatkan Abu HUrairah :
“Setiap amalan anak Adam itu digandakan satu kebaikan dengan sepuuh kali lipat hingga 700 kali lipat. Firman Allah : “Kecuali puasa yang dikerjakan untuk-Ku, maka Aku-lah yang membalasnya sendiri. Dia menahan syahwatnya dan meninggalkan makan karena Aku.” Orang yg puasa itu memiliki dua kegembiraan, yaitu gembira ketika berbuka dan ketika menemui Tuhannya kelak. Dan bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum daripada bau minyak kesturi.” (HR. Muslim).
3.    Menjaga muru’ah atau kehormatannya.
Senantiasa menghiasi diri dengan akhlak atau sifat-sifat terpuji yang akan melindungi dirinya dari kemurkaan Allah. Jika ia keluar rumah senantiasa menutup aurat, menjaga perhiasan diri, tidak berlebih-lebihan dalam bersolek dan menggunakan wewangian yang menimbulkan fitnah, menjaga pergaulannya, menjaga lidah, serta selalu menjaga ketakwaannya kepada Allah.
4.    Berbakti kepada Suami
Rasullulah bersabda : “Sebaik-baik isteri adalah yang dapat menyenangkan hati suaminya jika engkau (suami) melihatnya, dan jika disuruh maka ia menuruti perintahmu, dan dia dapat menjaga kehormatan dirinya dan hartamu ketika engkau sedang tidak ada di rumah.” (HR. Thabrani)

Keempat syarat di atas merupakan perwujudan dari sosok seorang wanita atau isteri yang shalihah, hingga Rasullulah bersabda : “ “Sesungguhnya dunia itu adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang shalihah,”(HR.Muslim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar