Selasa, 08 November 2016

TIPS HARMONIS PASCA RUJUK

Perceraian adalah hal yang sanagt ditakutkan ketika membina rumah tangga. Setiapa pasangan suami istri dihadapkan pada sejumlah masalah sebagai bagian dari ujian hidup di dunia ini. Pasangan yang mampu menyelesaikan ujian hidupnya dengan baik akan mampu mempertahankan dan melangsungkan bahtera rumah tangganya dengan baik dan terarah. Sedangkan pasangan yang gagal dalam menjalani ujian hidupnya akan berakhir dengan perceraian. Namun setelah terjadi perceraian, tidak sedikit pula pasangan yang akhirnya memutuskan utk kembali hidup bersama atau rujuk.
Bagi pasangan suami istri yang pernah melewati proses cerai dan rujuk, tentunya ada tantangan tersendiri dimana mereka dituntut utk benar-benar mampu mempertahankan pernikahan agar perceraian tidak terulang kembali.
Berikut beberapa tips agar dapat mempertahankan keharmonisan rumah tangga pasca terjadinya rujuk :
1.    Menganggap konflik itu normal
Konflik yg terjadi itu menandakan hubungan pernikahan yang sedang berlangsung itu sehat. Yang harus disadari dan dipahami, bahwa konflik yang normal adalah konflik yang terjadi itu telah terselesaikan dengan baik sebagai batu loncatan utk menjadi pribadi yang lebih baik dan saling memahami sebagai bagian dari proses pendewasaan diri yang lebih matang
  
2.    Menyelesaikan dengan cara terbaik
Setiap konflik yang terjadi di dalam hubungan rumah tangga , meski pasca rujuk, harus segera diselesaikan, tentunya dengan memilih jalan terbaik utk menunjukkan bahasa cinta di antara suami istri. Misalnya, dengan mencari sesuatu hal yang disenangi oleh pasangan, seperti bahasa verbal yang damai dan menyejukkan suasana, pemeberian hadiah sebagai ungkapan penebusan kesalahan, atau sentuhan-sentuhan lain yg member nilai solutif.

3.    Keintiman
Setiap pasangan diharapkan selalu menjalin keintiman yang harmonis. Artinya, ketika sudah rujuk kembali, pastikan hubungan intim selalu berakhir indah. Misalnya, dengan cara melakukan seks sehat, yakni melakukan hubungan intim bukan hanya sekedar hasrat, namun meluapkan emosi kasih sayang dan rasa ingin memiliki pada diri pasangan.


4.    Komunikasi
Bangunlah komunikasi yang lebih baik dari sebelumnya, karena komunikasi sangat penting untuk menyelesaikan berbagai masalah dalam keluarga. Kehidupan pasca rujuk bukan berarti nihil permasalahan, bahakan bisa saja permasalahan lebih banyak dan berat dari kondisi sebelum rujuk. Namun dengan membangun komunikasi yang baik dan terbuka akan dapat menyelesaikan semua permasalahan dengan baik. Sebaliknya, pribadi yang tertutup dan enggan berkomunikasi cenderung menumpuk beraneka permasalahan yang tidak terselesaikan, dan pada akhirnya akan membentuk bom waktu dalam rumah tangga.

5.    Jangan menghakimi
Ketika kita telah memutuskan utk kembali rujuk dan memaafkan, jangan samapi menyalahkan pasangan. Mengungkit-ungkit kesalahannya hanya akan membuat usaha rujuk semakin sia-sia. Jadikanlah masa lalu sebagai pelajaran utk hubungan yang lebih harmonis, lebih saling memahami dan mengesampingkan emosi negatif, bukan sebagai ancaman yang bisa menghancurkan hubungan rumah tangga.

6.    Memperbaharui Komitmen
Masa-masa setelah perceraian dan rujuk kembali adalah waktu yang tepat utk memperbaharui janji atau komitmen atas terciptanya sebuah hubungan yang harmonis. Komitmen ulang ini  akan sangat membantu meringankan langkah dalam meninggalkan masa lalu. Saling memaafkan pasangan pasca terjadinya rujuk adalah modal utama utk merenovasi bahtera rumah tangga yg dulunya pernah kandas. Namun tidak cukup dengan sekedar memaafkan saja, yang terpenting adalah usaha dan komitmen kuat utk merekatkan kembali hubungan yang pernah retak. Yang lalu biarlah berlalu sebagai dinding pelajaran utk diambil hikmahnya, tanpa kembali mengungkit-ungkit masa lalu.

7.    Libatkan Konselor
Saran seorang professional seringkali membantu mempercepat proses penyembuhan luka di antara dua hati yang berbeda dalam satu keluarga. Jasa seorang konselor pernikahan ini bisa dipakai untuk diri sendiri atau bersama dengan pasangan. Konselor akan memberikan arahan dan saran yang tentunya bermanfaat bagi kesehatan psikis dan keberlangsungan keluarga.

8.    Kencan Romantis
Mulailah merajut kembali “ hubungan baru” dengan membangun kenangan-kenangan indah. Anda bisa merencanakan kencan romantic sembari bernostalgia dengan masa lalu yang indah dan merangsang tumbuhnya cinta dan kasih sayang. Jika memungkinkan, berliburlah ke tempat-tempat romantic yang bisa membangkitkan gairah cinta. Tips ini cukup efektif dalam membantu proses penyembuhan atas tragedy perceraian sebelumnya.

9.    Senantiasa berdoa kepada Allah

Selain berbagai upaya fisik dan psikis  di atas, upaya religious juga sangat penting untuk kelangsungan rumah tangga yang harmonis. Misalnya dengan berdoa atau shalat hajat memohon kepada Allah agar hubungan rumah tangganya senantiasa dijaga, dibimbing, dan dipelihara Allah SWT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar