Pasti ada sisi positif dan negatifnya. Begitu juga dengan suami istri satu kantor merupakan sesuatu yang positif jika keduanya memiliki niat baik utk bekerjasama sebagaimana tugas pokok dan fungsinya.
Sementara penilaian miring orang lain yang mengkhawatirkan sepasang suami istri bekerja di tempat yang sama, tentu akan kembali kepada kepribadian masing-,masing orang. Orang tidak bisa memvonis sama rata atas sebuah kasus yg dikhawatirkan terjadi pula pada pasangan yang lain. Setidaknya jika ada kasus yg terjadi bisa dijadikan cermin utk kemudian membenahi pribadi masing-masing. Di antara sisi positif dan negatifnya yaitu :
POSITIF
Jika dipandang dari sisi positifnya, tentu akan lebih hemat karena bisa berangkat bersama, lebih dekat dan kapan saja bisa bertemu, atau bahkan bisa menggantikan tugas suami atau istri jika keduanya mampu mengatasi. Keuntungan lain adalah ada rasa nyaman karena bekerja dengan orang yang sudah sangat dipercaya. Selain itu juga bisa saling mengingatkan tanpa perasaan sungkan bilamana ada kekurangan menyangkut pekerjaan.
NEGATIF
Yang namanya manusia, apapun bisa terjadi konflik. Inilah yang dikhawatirkan jika suami istri satu kantor. Konflik di sini sebenarnya sangat luas. Misalnya suami yang menempati bagian pemasaran , sementara istri duduk di administrasi. Peluang yang bisa merugikan kantor sangat memungkinkan terjadi. Misalnya order yang seharusnya ditujukan pada perusahaan diambilalih utk dikerjakan oleh suaminya sendiri. Atau job yang seharusnya milik marketing lain dilemparkan kepada suami agar mendapat omzet penjualan yang lebih tinggi.
Peluang kebocoran lainnya misalnya jika suami menempati collect pembayaran dari customer, sementara istri bekerja sebagai kasir. Ada kemungkinan terjadi kecurangan dengan penyalahgunaan anggaran . Misalnya karena terjepit kebutuhan, maka hasil collect piutang yang dilakukan suami tidak dibukukan (di-delay) agar bisa diputar dulu beberapa hari.
Termasuk sisi negative adalah resiko konflik suatu rumah tangga tidak selamanya mulus, pasti ada kalanya terjadi cekcok. JIka satu saat terjadi konflik dalam rumah tangga maka biasanya sedikit banyak akan berpengaruh pada kondisi kerja. Akibatnya suasana kantor menjadi tidak enak dan akan berdampak baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap karyawan lainnya. Jika hal ini sering terjadi maka tidak menutup kemungkinan akan membawa pengaruh juga terhadap perusahaan, karena menurunnya kinerja mereka.
Dari berbagai pertimbangan inilah yang menjadikan alasan mengapa ada perusahaan-perusahaan tertentu yg memisahkan atau bahkan menerapkan aturan larangan suami istri satu kantor. Namun, meskipun demikian tidak semua suami istri memiliki kepribadian buruk sehingga dapat menimbulkan kekhawatiran seperti yang telah dijelaskan di atas. Atau bahkan dengan adanya suami istri satu kantor bisa jadi menjadikan loyalitas keduanya terhadap perusahaan sehingga mampu member nilai plus bagi perusahaan itu sendiri.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar