Tampilkan postingan dengan label (41) CARA SELAMATKAN RUMAH TANGGA PASCA PHK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label (41) CARA SELAMATKAN RUMAH TANGGA PASCA PHK. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Maret 2017

CARA SELAMATKAN RUMAH TANGGA PASCA PHK

Masalah PHK bisa dialami oleh siapa saja. PHK adalah berakhirnya hubungan kerja karena suatu hal tertentu yang mengakibatkan berakhirnya hak dan kewajiban antara karyawan dan perusahaan.

Jika masalah PHK ini menimpa suami istri maka bisa berdampak buruk pada hubungan rumah tangga. Pasangan bisa bertengkar terus-menerus, sehingga hubungan pernikahan bisa retak, bahkan hingga pada perceraian.
Yang perlu dipahami oleh pasangan suami –istri adalah bahwa saat salah satu pasangan kehilangan pekerjaan, maka itu berarti bahwa orang itu juga kehilangan sebagian dari dirinya. Orang tersebut butuh waktu yang lama utk berusaha menghilangkan kesedihannya karena kenyamanan dan gaya hidupnya ikut hilang. Masa berduka ini semakin parah bila pasangannya ikut larut dalam kesedihan yang berlebihan yang dapat menimbulkan reaksi tidak supportif sehingga memcu pertengkaran dan bukan tidak mungkin dapat berujung pada perceraian.

Oleh karena itu, Islam memberikan beberapa tips agar seseorang mampu menghadapi dan menyelesaikan permasalahan tersebut dengan baik.

Berikut beberapa tipsnya :

1.      Mengambil hikmah dari adanya PHK, karena setiap kejadian itu ada hikmaknya. Rasullulah bersabda : “Hikmah itu adalah barang yang hilang milik orang yang beriman. Dimana saja ia menemukannya, maka ambillah.” (HR. Tirmidzi). Sebagai contoh, karena seseorang di PHK, maka ia menjadi lebih keras bekerja dan akhirnya menjadi pengusaha sukses.

2.      Fokuslah pada prioritas, budget dan masalah financial

3.    Yakinlah bahwa Allah itu memiliki rencana yang lebih baik utk hambanya yang di PHK. Dalam hal ini Allah berfirman : Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi ( pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al Baqarah : 216)

4.    Mintalah bantuan orang lain seperti keluarga, teman dekat atau tetangga. Bantuan tersebut tidak harus berupa uang, namun jasa, informasi atau petunjuk juga sangat berarti

5.      Buatlah kesepakatan dengan pasangan mengenai apa yang harus terlebih dahulu dilakukan dan diprioritaskan

6.     Perkuat ikatan keluarga dengan lebih banyak menghabiskan waktu bersama di rumah. Anak sebaiknya mengetahui kondisi yang sebenarnya kalau saat ini orang tuanya tidak bisa mengeluarkan uang yang banyak

7.      Bersyukur atas apa yang didapati saat ini, meskipun terasa pahit, tetapi di balik itu semua terdapat nikmat yang besar. Misalnya, jika tidak di PHK, maka anda  mengalami kecelakaan atau bahkan kematian karena terjadi kebakaran dahsyat di perusahaan tempat anda bekerja. Dalam hal ini Allah berfirman : “ Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti KAmi akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih (QS Ibrahim : 7)

8.      Pertahankan komunikasi dengan pasangan. Jangan munculkan hal-hal sensitive sehingga menyulut amarah pasangan, lebih baik beri dukungan dan semangat utk bangkit dan berusaha

9.      Evaluasi lagi harta atau kekayaan apa saja yang dimiliki. Jual barang-barang yang tidak penting, pertahankan barang-barang yang memang dibutuhkan sekali

10.  Fokus pada apa yang anda dan pasangan miliki daripada memikirkan apa yang tidak dimiliki
11.  Bersabarlah karena Allah bersama orang-orang yang sabar. Jika Allah bersama kita, insya Allah pertolongann-Nya akan kita dapatkan. Pertolongan akan dating setelah kesabaran, sebagaimana Allah berfirman: “ Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongnu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS. Al Baqarah: 153)

Semua tips di atas intinya adalah untuk mempertahankan dan melestarikan keutuhab rumah tangga, keutuhan iman yang menjadi dasar hidup berkeluarga, agar tercapai keluarga yang sakinah, mawaddah dan penuh rahmat.